Meuthia Hatta Bakal Jadi Wapres

MENTERI Negera Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta, bakal mengikuti jejak ayahnya Prolamator Bung Hatta. Pada pemilihan presiden (Pilpres) 2009 mendatang, Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tersebut bakal diusung menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Saat ditemui usai meresmikan Klinik Kesehatan Rahmi Hatta di depan kampus Universitas Bung Hatta Padang, Sabtu (26/4), Meuthia mengatakan, dirinya baru bisa menyatakan siap apabila partai yang dipimpinnya mampu meraih suara signifikan pada pemilu legislatif 5 April 2009. Saat ini konsentrasinya bagaimana PKPI membangun PKPI sehingga menjadi partai besar.”Bagi saya, yang terpenting sekarang bagaimana PKPI tidak hanya bisa ikut menjadi peserta pemilu, tetapi mampu meraih suara signifikan dulu pada pemilu,” ujar Meuthia.

Pada pemilu legislatif, Meuthia menyebutkan, PKPI menargetkan perolehan suara sedikitnya 5 juta. “Setelah itu, baru saya akan lihat apakah jajaran partai sanggup atau tidak (mengusung Cawapres,red),” tambahnya.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Sumbar Budi Syukur tidak menampik diusungnya Meuthia Hatta sebagai Cawapres, bahkan Capres pada Pilpres 2009. Dia menilai, figur Meuthia yang juga putri Proklamator asal Sumbar itu,sangat cocok memimpin negeri ini. Apalagi, saat ini Sumbar tengah menghadapi keterbatasan tokoh di tingkat nasional.

“Apabila partai politik di Sumbar lebih mementingkan kemajuan daerah ini, ketimbang ego masing-masing, kami yakin Bu Meuthia bisa terpilih menjadi Cawapres, bahkan Capres pada Pilpres 2009. Kapan lagi tokoh nasional asal Sumbar memimpin bangsa ini,” ujar Budi Syukur, kemarin.

Tentang upaya PKPI Sumbar memenuhi target nasional 5 juta suara, Budi Syukur menyatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan konsolidasi dengan PKPI Kabupaten dan Kota se-Sumbar. “Sebagai partai nasionalis dan terbuka serta tidak terkontaminasi dengan persoalan hukum maupun konflik internal, kami menargetkan 15 persen suara atau minimal 500 ribu suara bisa diraih pada Pemilu Legislatif mendatang,” kata Budi Syukur.

Optimisme tersebut, katanya juga didukung besarnya potensi pemilih perempuan di Sumbar yang diperkirakan mencapai 2 juta orang pada pemilu legislatif 2009. Apalagi, selama ini figur Meuthia Hatta yang berasal dari Ranahminang diketahui sangat peduli terhadap persoalan kaum perempuan. “Kita pun membuka perempuan-perempuan potensial di Sumbar untuk menjadi anggota legislatif dari PKPI, karena mereka juga punya hak yang sama dengan kaum laki-laki,” jelas Budi Syukur yang juga Sekretaris Organda. (esg)