Bersama Beberapa OKP dan Mahasiswa

DPP KNPI (Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia), mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, dan akan mensosialisasikan kebijakan tersebut pada tahap pertama ke 13 kota di Indonesia.” Hal itu ditegaskan Ketua Umum DPP KNPI Hasanuddin, usai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama elemen pemuda, OKP, Ormas dan Pimpinan Mahasiswa, Sabtu (24/5) siang , di Wisma Negara Jakarta.


Menurut Hasanuddin, kedatangannya ini selain untuk bersilaturahmi dalam suasana Kebangkitan Nasional, sekaligus juga ingin mengetahui secara langsung keputusan kenaikan BBM dilakukan. “Kenaikan ini tentunya tidak membuat senang sebahagian masyarakat, tapi tidak ada juga alasan kita untuk menolak, dan mendukung apa yang tadi telah disampaikan secara gamblang dan menyeluruh oleh Presiden,” ujar Hasanuddin.


Meskipun pro kontra masih terjadi, Hasanuddin berharap agar dalam suasana 100 tahun Kebangkitan Nasional ini, tekad pemuda tetap bersatu sesuai amanah pendiri republik ini, dalam untaian NKRI. “Kami menyadari keputusan kenaikan BBM ini adalah yang terbaik dari yang terburuk, dan kami menyadari Presiden SBY telah mengambil keputusan yang tidak populis, padahal tidak kurang satu tahun lagi kita melaksanakan Pemilu,” kata Hasanuddin


Setelah mendengar paparan Presiden soal keputusan kenaikan BBM, lanjutnya, “Maka kami mengambil kesimpulan bahwa DPP KNPI dapat memahami dan mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah tersebut, dan DPP KNPI menawarkan untuk mensosialisasikan kenaikan BBM ini di 13 kota besar. Ini tentu pilihan yang sulit, tapi Presiden lebih mengedepankan persoalan yang dihadapi ini dengan baik, meskipun mengorbankan kepentingan politiknya seperti yang sebelumnya saya katakan, taruhannya adalah jabatan Presiden,” lanjut Hasanuddin.


Sementara itu Amirudin, Ketua Umum DPP IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) mengharapkan adanya energi alternatif yang perlu segera dikembangkan untuk menggantikan BBM. “Kami akan mendorong dan membantu pemerintah dalam upaya pengadaan l energi alternatif ini agar bangsa kita ini tidak tergantung lagi pada bahan bakar minyak,” tandasnya.


Andi Mallarangeng yang mendampingi pemuda tersebut menyatakan bahwa Presiden SBY sangat menghargai inisiatif yang telah disampaikan oleh KNPI dan elemen pemuda untuk berdialog, karena pada dasarnya di sinilah esensi sebuah peradaban yang maju.Maka kita berdialog dari berbagai pemikiran, sehingga muncul kesepahaman. Presiden juga mengapreasi ingin mengawasi, salah satunya adalah penyaluran BLT agar tepat sasaran seperti yang diinginkan Presiden,” kata Andi Mallarangeng.


Ormas Kepemudaan , OKP, yang hadir antara lain, PMKRI, IMM, Pemuda Panca Marga, Kosgoro, Ampi, HIPMI, LBH KNPI, Pimpinan Mahasiswa. Saat menerima tamunya Presiden didampingi Mensesneg Hatta Rajasa, Mendagri Mardiyanto, Menkominfo M.Nuh, Seskab Sudi Silalahi, dan Jubir Presiden Andi Mallarangeng. (http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/05/24/3094.html)