BELANDA untuk sementara berhasil unggul 2-0 atas Italia, di Stade de Suisse, Selasa (10/6/2008) dini hari WIB. Gol itu dihasilkan oleh Ruud van Nistelrooy dan Wesley Sneijder.

Sebenarnya, pada awal babak pertama Italia sempat melakukan penyerangan dengan menekan pertahanan melalui kedua sayap pemainnya Gianluca Zambrota dan Mauro Camorensi.
Namun, peluang matang justru dimiliki Belanda melalui Van Nistelrooy. Sayang, penyerang Real Madrid itu gagal mencetak gol setelah mendapatkan umpan terobosan dari Dirk Kuyt.

Padahal, Van Nistelrooy berhasil lolos dari jebakan off-side. Namun, dia gagal menaklukkan kiper Italia yang dikawal Gianluigi Buffon.

Tapi, Belanda akhirnya berhasil unggul 1-0 melalui Van Nistelrooy pada menit ke-26. Gol tercipta, setelah Nistelrooy memanfaatkan tendangan liar yang dilepas Wesley Sneijder.

Gol itu seperti membakar semangat tempur Belanda. Bahkan, beberapa menit kemudian, The Orange berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Kali ini, giliran Sneijder yang menggetarkan jala Buffon.

Italia bukannya tanpa peluang. Azzurri mencoba memperkecil kedudukan melalui Antonio Di Natale. Sayang, tendangan Di Natale masih mampu dihadang kiper Belanda yang dikawal Edwin Van Der Sar.

Skor 2-0 untuk keunggulan Belanda, bertahan hingga turun minum.

Donadoni Tetap Optimis
Meski begitu, Pelatih Italia Roberto Donadoni mengaku optimis timnya masih berpeluang lolos meski menerima kekalahan memalukan ini.

Hal itu diungkapkan Donadoni, menanggapi kekalahan timnya atas Belanda pada laga perdana Italia dalam Euro 2008 di Stade de Suisse, Selasa (10/6/2008) dini hari WIB.

“Permainan terburuk saya sebagai seorang pelatih Italia? Saya tidak tahu,” kilah Donadoni dalam keterangan pernya usai pertandingan seperti dilansir Goal, Selasa (10/6/2008).

“Pada babak pertama tim lawan bermain lebih baik dari pada kami. Tapi, kami mampu mengawali permainan dengan baik. Saya akui, dua gol dibabak pertama adalah sebuah kesalahan kami,” jelas Donadoni.

Meski telah dipecundangi oleh Belanda, Donadoni tetap mengharapkan timnya bisa bangkit menghadapi pertandingan selanjutnya yakni melawan Prancis dan Rumania di Grup C.

“Sekarang kami mempunyai pertandingan selanjutnya, yang mana kita membutuhkan kemenangan. Kami akan lakukan itu,” janji Donadoni. (Muhammad Hasits)

Sumber: okezone