Spanyol Libas Rusia 4:0

Spanyol menang telak telak atas Rusia dalam laga pertama Grup D. Diinspirasikan hat-trick David Villa, skuad “Matador” menerkam “Beruang Merah” dengan skor 4-1, Selasa (10/6/2008).

Pertandingan yang digelar di Innsbruck tersebut berjalan menarik sepanjang 90 menit. Tempo permainan kedua tim cukup tinggi dan membuat pertandingan sangat enak untuk ditonton.

Kedua tim langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit dimulainya pertandingan ditiup wasit Konrad Plautz. Tekanan langsung dilancarkan kedua kubu tiap mendapat bola, namun tak ada peluang matang tercipta setelah 10 menit pertandingan berjalan.

David Silva sempat melepas tendangan keras di menit 14, namun masih belum menemui sasaran. Demikian juga tendangan Igor Semshov, menyambut bola sodoran Konstantin Zyrianov, dua menit berselang.

Gol baru tercipta di menit 20 oleh kubu Spanyol. Sukses mencuri bola dari kaki Roman Shirokov, Fernando Torres membawa bola masuk ke kotak penalti Rusia. Namun striker Liverpool ini tidak langsung melepaskan tendangan ke arah gawang Igor Akinfeev, melainkan mengumpan kepada David Villa yang merangsek masuk ke kotak penalti untuk kemudian menyontek bola ke gawang Rusia yang tak terkawal.

Rusia langsung bereaksi pascagol tersebut. Bahkan dua menit setelah kebobolan, nyaris saja gol balasan tercipta jika saja tendangan Konstantin Zyrianov tidak menyentuh mistar gawang Iker Casillas.

Memasuki pertengahan pertandingan, tempo permainan kedua tim sedikit menurun. Namun bukan berarti kedua tim tidak bisa menciptakan sejumlah peluang.

Bahkan Spanyol bisa mengubah kedudukan menjadi 2-0 ketika masa pertandingan tinggal menyisakan satu menit lagi. Villa lagi-lagi menjadi pencetak gol usai memaksimalkan umpan terobosan Andres Iniesta.

Rusia langsung menekan pertahanan Spanyol sesaat setelah dimulainya babak kedua. Namun rapatnya pertahanan El Matador yang digalang Carlos Puyol membuat usaha tim besutan Guus Hiddink tak membuahkan hasil.

Di menit 53, Luis Aragones membuat keputusan mengganti Fernando Torres dengan Cesc Fabregas. Sepertinya pelatih veteran Spanyol ini sudah puas dengan hasil 2-0 dan berniat untuk mempertahankan kedudukan dengan menguatkan barisan tengah dan belakangnya.

Akan tetapi, bukan berarti kualitas serangan Spanyol menurun. Mengandalkan serangan balik, Spanyol tetap berbahaya dengan Villa sebagai tumpuan. Sepakannya di menit 58 nyaris memperbesar keunggulan bila Igor Akinfeev tak sigap menangkap bola deras kirimannya.

Akinfeev juga berhasil mementahkan dua kesempatan Spanyol memperbesar keunggulan di menit 66. Yang pertama, ia berhasil meninju keluar bola sundulan Marcos Senna. Berikutnya, ia juga sukses menyergap first time David Silva, yang memanfaatkan bola liar di depan gawangnya.

Sementara Rusia terus menguji peruntungannya lewat tendangan Roman Pavlyuchenko. Namun kesigapan Iker Casillas di bawah mistar gawang Spanyol membuat semua peluang Rusia dari pemain jangkung tersebut tak berbuah hasil sesuai harapan.

Perjuangan Rusia menyamakan kedudukan semakin berat setelah Villa untuk kali ketiga berhasil menjebol gawang Akinfeev. Kali ini ia melakukannya di menit 75, memanfaatkan keroposnya lini belakang Rusia dan keterampilannya mengolah bola. Villa pun mencatat hattrik di pertandingan ini.

Meski tertinggal 3-0, Rusia masih menunjukkan performa tak kenal menyerah. Gol yang ditunggu akhirnya tercipta lewat kepala Roman Pavlyuchenko empat menit menjelang peluit panjang dibunyikan.

Sergei Semak nyaris saja memperkecil ketertinggalan di menit 89 jika lebih cepat menendang bol ke gawang sebelum ruang tembaknya ditutup pemain belakang Spanyol.

Setelahnya, Rusia malah kembali tertinggal tiga bola setelah Cesc Fabregas menjadikan skor pertandingan menjadi 4-1, memanfaatkan bola mentah tendangan David Villa dengan sundulannya. Skor tersebut menjadi hasil akhir laga ini dengan Spanyol sebagai tim yang keluar sebagai pemenang.

Dengan hasil ini, Spanyol kini berada di puncak grup D dengan tiga angka, sekaligus memiliki peluang yang lebih baik untuk melenggang ke perempatfinal. Sementara Rusia, untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, wajib memenangi dua partai berikut di Grup D.

Susunan Pemain:
Spanyol: Iker Casillas, Sergio Ramos, Carlos Puyol, Carlos Marchena, Joan Capdevila, David Silva, Marcos Senna, Xavi Hernandez, Andres Iniesta (Santiago Cazorla 63), David Villa, Fernando Torres (Cesc Fabregas 53)

Rusia: Igor Akinfeev, Alexabder Aniukov, Roman Shirokov, Denis Kolodin, Yuri Zhirkov, Igor Semshov (Dmitri Torbinski 56), Konstantin Zyrianov, Sergei Semak, Dmitry Sychev (Vladimir Bistrov 46 (Roman Adamov 70)), Diniyar Bilyaletdinov, Roman Pavlyuchenko

sumber: detikcom