Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) telah menyurati semua Perguruan Tinggi (PT) baik negeri maupun swasta untuk membuka penerimaan mahasiswa baru yang mendaftar dengan menggunakan ijazah paket C.“Kami sudah melakukan sosialisasi ke semua PT negeri maupun swasta dan mengimbau mereka untuk bisa menerima para tamatan kesetaraan paket C,” ujar Staf Pengawas Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Depdiknas Malik Azis, di Ambon, Kamis (26/6).

Kendati demikian, ia mengaku, terkadang perguruan tinggi menggunakan hak otonomi mereka untuk menentukan standar penerimaan mahasiswa baru, termasuk membatasi atau menutup diri terhadap siswa yang mengantongi ijazah paket C.

Ia menegaskan, kualitas pemegang ijazah paket C juga sama dengan siswa yang lulus Ujian Nasional (UN) dan ijazah itu bisa digunakan selain untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, juga bisa untuk melamar pekerjaan.

“Jadi tidak ada bedanya ijazah Paket C dan Ijazah siswa yang lulus UN,” katanya seraya menegaskan, siswa yang telah lulus ujian paket C tidak perlu lagi mengikuti UN pada SMA/SMK dan sederajat karena statusnya diakui di tanah air.

Menurut Malik yang berada di Ambon untuk mengawasi ujian paket C di Maluku, jika peserta ujian Paket C masih gagal, mereka dapat mengulang pada ujian Paket C yang akan dilaksanakan di akhir tahun. “Setahun kami adakan dua kali ujian Paket C. Begitupun untuk paket A dan B,” katanya menambahkan.

Sementara itu, sedikitnya 1.643 siswa SMA/SMK dan sederajat di Maluku yang gagal pada Ujian Nasional (UN) tahun 2008, sementara mengikuti ujian kesetaraan paket C yang diselenggarakan di beberapa daerah di Maluku dan dimulai sejak Selasa (24/6) dan akan berakhir Jumat (27/6).

Ribuan siswa yang mengikuti ujian kesetaraan itu, terbagi atas jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 447 siswa dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 1.187 siswa, sedangkan dari program reguler Paket C sebanyak 5.365 orang.

Sumber: inilah