Apel gabungan dan launching pelayanan prima administrasi pengujian kendaraan bermotor dengan sistem komputerisasi di Dinas Perhubungan Kota Padang, Kamis (31/7) menjadi momen perpisahan Wali Kota Padang Fauzi Bahar dengan seluruh pegawai Dishub.Fauzi Bahar mencalonkan diri kembali menjadi wali kota pada Pilkada Padang 23 Oktober. Dalam pencalonannya, Ketua DPD PAN Kota Padang itu, akan berpasangan dengan Mahyeldi Ansharullah dari PKS. Saat menjadi inspektur upacara apel gabungan di Dishub, Fauzi Bahar mengungkapkan permohonan maafnya kepada seluruh pegawai Dishub dan masyarakat.

“Saya mohon maaf atas segala kelemahan saya memimpin Kota Padang selama ini. Saya sudah berupaya berbuat dan bekerja maksimal membangun Kota Padang ke arah lebih baik sesuai tugas dan fungsi saya,” ungkap Fauzi Bahar. Selama bersama Wakil Wali Kota Yusman Kasim, kata Fauzi, ia sudah bergerak memperbaiki akhlak masyarakat serta pegawai di jajaran Pemko Padang sehingga tidak terjerumus pada dekadensi moral.

Permohonan maaf kembali diungkapkannya terkait penerimaan siswa baru (PSB) online dua tahun ini yang membuat banyak calon siswa baru tidak tertampung di sekolah-sekolah negeri dan favorit. “Untuk itu, saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sebenarnya kebijakan PSB online merupakan salah satu kiat agar siswa lebih rajin belajar sehingga mampu bersaing masuk sekolah negeri dan favorit. Dengan begitu, siswa percaya diri dan tidak lagi berbuat curang dengan berharap ada orang yang bisa memasukkan ke sekolah tertentu. Dampak lainnya, SMK yang selama ini kekurangan siswa menjadi hidup juga meningkat jumlahnya.

“Saya orang pertama di Kota Padang yang menelan pil pahit atas kebijakan itu. Anak saya sendiri yang ingin masuk SMP favorit, tidak bisa saya penuhi permintaannya karena saya tahu kemampuannya,” beber Fauzi.

Selain memuji terobosan Kepala Dinas Perhubungan Padang Firdaus Ilyas yang telah berhasil membuat pelayanan prima dengan sistem komputerisasi satu-satunya di Sumatera, Fauzi Bahar juga meninggalkan pesan kepada seluruh pegawai Dishub dan keluarganya. Ia berpesan agar menunaikan ibadah shalat lima waktu, serta selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menariknya, pada kesempatan itu salah seorang pegawai secara spontan maju dan mengungkapkan rasa salut serta dukungannya untuk kepemimpinan Fauzi Bahar lima tahun kedepan. Ia menilai, Fauzi Bahar berhasil memperbaiki akhlak dan membasmi maksiat serta togel di Kota Padang. “Fauzi Bahar juga pemimpin moderat,” katanya.

Bahkan, dalam salah satu bait pantunnya di depan Fauzi Bahar dan pegawai Dishub, pegawai itu mengungkapkan, “Fauzi Bahar pilihan kito basamo, orang lain bialah indak,” Usai apel gabungan, Firdaus Ilyas mengatakan. (esg)